Minggu, 29 Januari 2017

4 Tahapan dari THW Global Advertising

The 4 Stages Of THWGlobal

Ada 4 tahapan yang menjadi panduan THWGlobal untuk merealisasikan idenya agar ‘setiap pengguna social media dibayar atas iklan-iklan yang ditayangkan‘. Secara konsisten sejak akhir bulan Juni 2016, THWGlobal menjalankan panduan ini stage by stage. Dan hingga hari ini sejak tanggal 21 September 2016, THWGlobal memasuki Stage 3 atau Tahap Ketiga dari 4 tahapan yang direncanakannya. Empat tahap yang sudah, sedang dan akan dijalankan THWGlobal adalah sebagai berikut:

Stage 1 “The Introduction Stage”

Direncanakan berlangsung selama 30 hari sejak pertama kali THWGlobal diperkenalkan ke public di USA, dengan target IVs sebanyak 50.000 orang. Pada kenyataannya IVs yang melakukan registrasi mencapai 600.000 orang dan berasal dari hampir 200 negara di seluruh dunia. Traffic Website THWGlobal pun mencapai rata-rata lebih dari 1 juta hingga 2 juta views setiap harinya.

Stage 2 “The Roll Out Stage”

Direncanakan selama 40 hari sejak berakhirnya Stage 1, dimana pada tahapan ini THWGlobal merencanakan untuk mulai memperkenalkan video platform yang akan dipergunakan dan sekaligus melakukan uji coba secara langsung. Semula uji coba video platform dengan menayangkan iklan-iklan yang berasal dari pihak advertising luar direncanakan akan dilakukan di Stage 3, tetapi melihat peningkatan IVs yang luar biasa THWGlobal pun akhirnya memutuskan untuk mempercepat proses uji coba tersebut sekaligus di Stage 2.

Keputusan ini membuat Stage 2 yang semula direncanakan hanya berlangsung 40 hari menjadi molor hingga 60 hari lebih. Dan pada tanggal 21 September 2016, akhirnya Stage 2 berakhir dengan pencapaian yang sangat luar biasa. Traffic Website THWGlobal di akhir Stage 2 mencapai rata-rata 3 juta hingga 5 juta views per harinya. Sebuah pencapaian yang belum pernah diraih social media manapun.

Stage 3 “The Testing Stage”

Direncanakan berlangsung selama 90 hari, yang dimulai sejak tanggal 21 September 2016. Pada Stage 3 ini THWGlobal merencanakan untuk mulai memasarkan medianya ke para advertisers secara langsung, dengan target di awal Stage 4 pendapatan yang berasal dari pihak advertising luar seperti Google Adsense dan yang lainnya tingga 10% dari keseluruhan pendapatan THWGlobal.

Dengan kata lain di akhir Stage 3 THWGlobal merencanakan 90% pendapatan iklan-iklan yang ditayangkannya sudah berasal dari advertisers langsung. Pada Stage 3 ini THWGlobal juga merencanakan untuk mulai membayar para IVs nya dengan sistem Tokens yang akan dikalkulasi keseluruhannya setiap bulan pada tanggal 24.

Dikarenakan iklan-iklan yang ditayangkan pada Stage 3 mayoritas masih berasal dari advertising luar seperti Google Adsense dan yang lainnya, otomatis pendapatan yang diterima THWGlobal tidak akan mencukupi untuk membayar para IVs dengan bayaran seperti yang dijanjikan. Untuk mengatasi hal tersebut di Stage 3 ini THWGlobal akan mengaktifkan program “Dual Team” yang memang sudah dipersiapkan sejak awal.

Dengan mengaktifkan program “Dual Team” di Stage 3 ini, diharapkan kecilnya pendapatan para IVs yang diperoleh dari iklan-iklan yang ditayangkan di THWGlobal mendapatkan tambahan dari program “Dual Team“. Di akhir Stage 3, THWGlobal menargetkan traffic website nya meningkat hingga mencapai rata-rata 25 juta views per harinya.

Stage 4 “The Finalization Stage”

Direncanakan sejak berakhirnya Stage 3, THWGlobal akan memulai perjalanan bisnisnya bersama-sama seluruh IVs dengan kekuatan maksimal. Target utama THWGlobal dalam 5 tahun ke depannya adalah menjadi salah satu media advertising terbesar di dunia.

Dari uraian singkat di atas jika kita membuka sedikit saja pikiran kita dan melempar jauh-jauh prasangka buruk lalu kita mencoba berpikir sebagai THWGlobal, maka langkah yang akan kita bangun untuk merealisasikan ide tersebut tentunya tidak akan jauh berbeda dengan apa yang direncanakan THWGlobal melalui rencana “The 4 Stages” nya.

ARTINYA sangat tidak masuk akal dengan memahami ini, lalu sebagai IVs kita masih menuntut THWGlobal untuk segera memenuhi janjinya membayar IVs sebanyak $25 jam saat ini juga. Ada proses dan tahapan yang harus dilalui THWGlobal terlebih dahulu untuk mampu memenuhi janjinya tersebut. Dan “The 4 Stages” yang disampaikan THWGlobal secara terbuka adalah proses atau tahapannya.

Dan bagi yang belum melakukan registrasi di THWGlobal, segeralah melakukan registrasi. Tidak ada kerugian atau resiko untuk kehilangan materi, harga diri, kehormatan atau wibawa anda dengan melakukan registrasi di THWGlobal. Gratis alias FREE, anda hanya mengorbankan waktu sebanyak 5 menit dan sedikit tenaga untuk mengisi form pendaftaran di link ini: 


Mengorbankan waktu 5 menit dan sedikit tenaga untuk mengisi form pendaftaran untuk mendapatkan penghasilan dengan potensi lebih dari $1000 per bulan, rasanya dengan perhitungan bisnis apapun mayoritas orang akan mengambil peluang ini.

Free Registration: www.THWGlobal.com

69 Negara sedang menjalani Video Beta Testing THW Global

69 Negara Saat Ini Sedang Menjalani Video Beta Testing THW Global

Hari  ini email dari THW Global memberitahukan bahwa 43 negara lagi sudah ditambahkan kembali ke dalam daftar negara-negara yang dapat menikmati tampilan Video Beta Testing di Official Site THW Global. Dengan penambahan ini berarti hingga saat ini sudah ada 69 negara yang sudah dapat menikmat tayangan video-video dari THW Global. Beberapa iklan-iklan utama juga sudah ditambahkan di video-video yang ditayangkan di web site THW Global tersebut.

Wilayah Asia termasuk Indonesia hingga hari ini belum masuk ke dalam daftar negara-negara yang dapat menikmati Video Beta Testing THW Global. Kemungkinan dalam beberapa hari ke depan wilayah Asia akan mendapatkan gilirannya juga. Secara teknis hal ini dapat dimengerti, karena proses Beta Testing adalah prosedur teknis yang memiliki tahapan-tahapan dalam rangka pengujian performa sebuah sistem.

Berikut adalah lampiran email dari THW Global:
email thw 1
Kesempatan masih terbuka lebar untuk menjadi IVs atau International Viewers di THW Global dan proses registrasi masih Free alias tidak ada pungutan biaya sedikitpun. Yang anda lakukan hanya mengisi data saat Registrasi dan mengisi Demographic Survey untuk pemetaan jenis iklan yang tepat untuk anda. Free Registrasi di sini: www.THWGlobal.com
.

Program Beta Testing THW Global Video Platform Berlanjut

Program Beta Testing THW Global Video Platform Berlanjut

Tanggal 11 Agustus 2016 kemaren sebuah email masuk ke mail box di Back Office THW Global. Isinya pemberitahuan tentang proses Beta Testing (uji coba) Video Platform dari THW Global yang akan dipergunakan nantinya oleh IVs di seluruh dunia untuk menonton iklan dan movie trailers. Sebelumnya Beta Testing Video Platform yang serentak dilakukan ke seluruh dunia sejak tanggal 8 Agustus 2016 sampai dengan tanggal 10 Agustus 2016 berlangsung sukses dan hasilnya jauh melampaui harapan dari pihak THW Global sendiri. Untuk kepentingan uji coba pada tanggal 10 Agustus 2016 proses Beta Testing sebagaimana sudah direncanakan sebelumnya dihentikan dan hanya IVs di negara United State (US) saja yang dapat mengakses video-video yang ditayangkan di THW Global Platform.

Email_THW
Pada tanggal 12 Agustus 2016, email dari THW Global memberitahukan bahwa proses Beta Testing selanjutnya dilakukan secara bertahap, dan pada tahap pertama ditambahkan 25 negara sebagaimana tertera di email di atas. Jadi saat ini total ada 26 negara yang sedang dilakukan Beta Testing tahap kedua. Negara-negara lainnya akan ditambahkan untuk proses Beta Testing selanjutnya secara bertahap. Dalam uji coba atau Beta Testing tahap kedua ini THW Global juga menampilkan satu iklan yang berasal dari salah satu Advertiser-nya saat ini.

Dalam emailnya THW Global juga menyatakan optimis bahwa Soft Launch yang direncanakan akan dilakukan pada tanggal 9 September 2016 akan berjalan sesuai rencana, karena progress kerja yang dilakukan hingga saat ini masih berada dalam jalurnya. Dan THW Global juga memberitahukan bahwa program tambahan penghasilan fase kedua akan dijalankan. Jadi selain program tambahan penghasilan fase pertama berupa program Refferals, THW Global juga menawarkan program tambahan penghasilan fase kedua yang dapat di lihat di Back Office.

Mengamati perkembangan dan progress THW Global dalam merealisasikan ide besarnya sejak awal peluncurannya dua bulan yang lalu hingga hari ini, tampaknya THW Global masih berada dalam jalurnya. Sebetulnya cukup mudah untuk menganalisa apakah THW Global ini sungguh-sungguh dengan apa yang ditawarkannya atau tidak. Caranya adalah dengan memposisikan diri kita sebagai pemilik THW Global yang sedang berusaha mewujudkan ide-nya, yaitu menjadikan para penonton iklan menjadi salah satu bagian dari sistem yang juga menikmati secara langsung ‘kue’ yang ada di dunia periklanan.

Nah, posisikan saja diri anda seperti itu dan coba kembangkan rencana untuk mewujudkannya. Apapun rencana yang mungkin terpikirkan oleh anda semua untuk mewujudkannya (atau malah gak kepikir, tapi bisanya cuman berprasangka buruk), maka tetap sulit bagi anda untuk membantah rencana dan strategi yang dipilih oleh THW Global saat ini untuk mewujudkannya.

Free Registration herewww.THWGlobal.com/

Program Refferals THW Global Advertising

Program Refferals THW Global Advertising

Salah satu peluang atau opportunity untuk menambah potensi penghasilan yang ditawarkan THW Global adalah melalui Program Refferals. Program ini sengaja diluncurkan untuk membantu percepatan pertambahan jumlah IVs (International Viewers) yang sangat dibutuhkan untuk menunjang terlaksananya ide besar THW Global menjadi perusahaan advertising pertama di dunia yang membayar orang-orang yang bersedia dengan suka-rela menonton iklan-iklan. Tidak mudah memang bagi THW Global untuk mampu mewujudkan ide besarnya tersebut.

Pertama, karena ide ini bertentangan dengan mainstream dunia periklanan saat ini atau dengan kata lain, jika ide tersebut berjalan maka akan banyak individu terutama yang ‘menguasai’ media sebagai tempat iklan-iklan ditayangkan selama ini akan kehilangan sumber penghasilan terbesarnya. Anda dirugikan seratus ribu saja, ngamuknya setengah mati kan? Nah, bagaimana dengan orang yang akan kehilangan milyaran dollar? Yang pasti, usaha THW Global untuk merealisasikan idenya tersebut akan ditentang pihak-pihak yang menguasai dunia periklanan saat ini.

Kedua, terealisasinya ide THW Global ini terletak pada jumlah orang-orang yang bersedia atau menyediakan dirinya untuk menjadi IVs. Semakin banyak jumlah orang-orang yang bersedia menjadi IVs di setiap negara, maka terealisasinya ide THW Global tersebut sudah bisa dipastikan tidak akan bisa terbendung lagi. Dan seperti yang tertera di Official Website-nya, THW Global membutuhkan minimal 50.000 orang IVs  agar programnya mampu berjalan di sebuah negara.

Tujuannya tentu saja agar  perusahaan-perusahaan yang menghasilkan produk atau jasa di negara-negara tersebut juga tertarik untuk menggunakan THW Global sebagai media tempat mereka mengiklankan produk atau jasanya. Dan untuk mampu merekrut minimal 50.000 orang di setiap negara, itu bukanlah hal yang gampang dan murah untuk dikerjakan. Butuh usaha yang luar biasa hebat dan biaya yang sangat besar jika THW Global mengerjakannya sendirian.
Building-Your-Referral-Network
Nah, Program Refferals adalah strategi yang dipilih THW Global dengan tujuan menarik minat banyak orang untuk bersedia menjadi IVs dan juga untuk menghemat biaya yang harus mereka keluarkan jika proses recruitment mereka lakukan sendiri. Konsekuensinya THW Global mesti membagi porsi pendapatannya yang dituangkan atau dijabarkan dalam Program Refferals yang ditawarkannya (Selengkapnya baca disini). 

Dan jika dihitung dengan standard saat ini di dunia periklanan, THW Global membagi hampir 65% dari potensi keuntungannya untuk IVs yang bergabung dengan mereka. Sebuah prosentase yang fantastis memang, tetapi faktanya dengan prosentase 65% potensi keuntungan yang dibagikan untuk IVs itupun bagi THW Global strategi Program Refferals tersebut masih sangat menguntungkan dari sudut pandang bisnis. Dengan kata lain, pemilihan strategi menggunakan Program Refferals untuk proses recruitment IVs mungkin adalah satu-satunya pilihan yang harus diambil oleh THW Global agar rencana besarnya bisa terealisasi.

Dengan menggunakan Program Refferal konsekuensi lainnya adalah seluruh IVs yang bergabung di THW Global sifatnya akan independent (berdiri sendiri) atau tidak memiliki ikatan formal layaknya seorang pegawai dengan perusahaan tempatnya bekerja. Dari sisi bisnis bagi THW Global sebenarnya ini adalah kelemahan karena perusahaan tidak memiliki kekuatan apapun untuk mengendalikan IVs nya. Dan sebaliknya dari sisi IVs posisi independent ini merupakan sebuah keuntungan, karena tidak adanya ikatan formal menjadikan IVs bebas dan tidak terikat oleh kewajiban apapun. Artinya IVs hanya akan mendapatkan apa yang menjadi hak-nya jika IVs tersebut mengerjakan hal-hal yang disyaratkan oleh THW Global.

Hambatan non teknis lainnya yang dihadapi oleh THW Global dengan menggunakan Program Refferal untuk merekrut IVs adalah image buruk yang sudah berkembang di seluruh masyarakat tentang bisnis yang menggunakan sistem Multi Level seperti ini. Tetapi jika kita teliti sebetulnya penyebab utama munculnya image buruk ini bukan dikarenakan sistem Multi Level itu memang buruk, tetapi karena sistem Multi Level ini juga banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan Money games yang sudah banyak merugikan masyarakat. Akhirnya, image buruk yang seharusnya di sandang oleh perusahaan-perusahaan Money Games tersebut malah justru ditimpakan kepada sistem Multi Level. Padahal sistem Multi Level itu sebenarnya hanyalah salah satu strategi yang dikembangkan dalam ilmu Marketing (Pemasaran) untuk mendongkrak jumlah penjualan.

Secara teknis Program Refferals dengan sistem Multi Level yang ditawarkan THW Global tidaklah buruk, ada win-win solutions terkandung di dalam program tersebut yang dibangun atau disusun dengan tujuan terealisasinya ide besar THW Global untuk merubah peta dunia periklanan saat ini. Porsi terbesar dari prosentase keuntungan yang mereka bagikan untuk IVs adalah cermin, bahwa THW Global menyadari terealisasinya rencana mereka tergantung sepenuhnya pada IVs yang memutuskan bergabung dengan mereka. Masalah lainnya yang muncul adalah tidak semua IVs yang sudah bergabung berminat untuk mengerjakan Program Refferals yang mereka tawarkan, artinya di awal-awal ini THW Global membutuhkan IVs yang memiliki kemampuan untuk meyakinkan dan merekrut banyak orang untuk menjadi IVs di THW Global.

Jika anda tertarik untuk bergabung dengan THW Global, kunjungi www.THWGlobal.com

Gak Mungkin Nonton Iklan Dibayar !!!

Gak Mungkin Nonton Iklan Dibayar !!!

Nonton iklan terus kita dibayar? hanya orang gila yang punya ide seperti itu bro“, celoteh seorang teman ketika kami ngobrolin tentang ide yang digulirkan oleh sebuah perusahaan advertising bernama THW Global. Dan sepertinya mayoritas kitapun kebanyakan menganggapnya begitu, termasuk saya lho. Kalau kita teliti, iklan itu dibuat dan diperlihatkan, diperdengarkan atau dipertontonkan kan supaya orang-orang mengetahui apa yang disampaikan didalam iklan tersebut atau bahasa keren sekarang istilahnya content-nya lah. Atau dengan kata lain biar orang-orang tahu bahwa ada produk atau jasa seperti yang disampaikan dalam iklan tersebut.

Perusahaan-perusahaan yang memproduksi atau memberikan jasa tertentu akan berusaha maksimal agar produk atau jasanya tersebut diketahui dan dikenal oleh orang-orang. Semakin banyak yang mengetahui dan mengenal produk atau jasanya, maka perusahaan itu akan semakin termudahkan dalam memasarkan produk atau jasanya. Kenapa? Karena fakta membuktikan bahwa orang-orang cenderung untuk membeli produk atau menggunakan jasa yang sudah mereka kenal. Nggak usah jauh-jauh deh, amati saja diri kita sendiri deh, bukankah kita seperti itu?
word cloud - advertising
Biaya iklan atau biaya promosi dalam sebuah perusahaan yang menjual produk atau jasa adalah pengeluaran yang wajib yang harus mereka keluarkan. Sekalipun produk atau jasa mereka sudah dikenal luas, iklan atau promosi masih diperlukan untuk menjaga image dan kesetiaan pelanggan. Contoh paling gampang amati deh produk-produk yang sudah kita kenal banget seperti Apple, Microsoft, Samsung, Honda, Yamaha, MC Donald Hamburger dan lain sebagainya. Sampai hari ini perusahaan-perusahaan tersebut masih melakukan promosi melalui iklan-iklannya, artinya iklan sebagai sarana promosi adalah sebuah opportunity yang dapat mendatangkan penghasilan jika kita mampu memanfaatkannya.

Kebutuhan iklan sebagai sarana promosi inilah yang membuat banyak perusahaan yang bergerak dibidang media massa online tumbuh menjadi perusahaan-perusahaan dengan pendapatan tertinggi di dunia. Lihat saja Google, Youtube, Facebook, Microsoft, Twitter, Instagram dan media online lainnya, saat ini mereka lah yang menguasai sarana promosi bagi perusahaan-perusahaan yang ingin menayangkan iklan-iklannya. Media massa online saat ini menggeser dan meruntuhkan media massa konvensional seperti koran, radio dan televisi yang sempat berjaya sebagai media promosi di era sebelum internet menjadi sarana komunikasi di dunia.

Dari era sebelum internet di kenal hingga saat ini dimana internet menjadi sarana komunikasi utama di dunia, hanya pemilik-pemilik media massa sajalah yang mendapatkan keuntungan terbesar. Jadi tidak lah mengherankan jika nama-nama mereka selalu tercantum di list 100 orang terkaya versi Forbes setiap tahun. Mengapa? Karena mereka memiliki dan menguasai media yang mampu mendatangkan orang-orang dengan tujuan besosialisasi, membaca melihat ataupun mendengar content-content yang disajikan atau difasilitasi oleh media-media tersebut.
bigstock-advertising-target-11138447
Nah, jika kita amati sebenarnya target atau sasaran mengapa iklan-iklan tersebut ditayangkan di media massa online adalah karena orang-orang banyak menghabiskan waktu di fasilitas atau sarana yang disediakan oleh media-media tersebut. Dengan kata lain target atau sasaran mengapa perusahaan-perusahaan mengiklankan produk atau jasanya di media-media tersebut, adalah karena di sana berkumpul atau sering dikunjungi oleh banyak orang. Jadi target atau sasaran mereka yang sebenarnya adalah orang-orang yang menghabiskan waktu berada atau menggunakan fasilitas-fasilitas media online tersebut. Dan ini artinya termasuk saya dan anda-anda semua tentunya.

Jadi seluruh orang, termasuk saya dan anda lah sebenarnya yang sangat diinginkan untuk membaca, melihat, mendengar atau menonton iklan-iklan yang dibuat oleh perusahaan-perusahaan yang mengiklankan produk atau jasanya. Mengapa? Karena kita semualah sebenarnya market dari produk-produk atau jasa yang mereka hasilkan.

Lalu mengapa perusahaan-perusahaan tersebut menginginkan kita membaca, melihat, mendengar atau menonton iklan-iklan yang mereka tayangkan?

Seluruh perusahaan yang menghasilkan produk atau jasa mengetahui bahwa produk yang dihasilkannya akan dibeli atau jasanya akan digunakan oleh orang-orang, langkah awalnya adalah produk atau jasa mereka tersebut mesti dikenal terlebih dahulu. Cara yang paling efektif saat ini agar produk atau jasa mereka dikenal banyak orang adalah dengan menggunakan media massa online. Karena ketika orang-orang tersebut membaca, melihat, mendengar atau menonton iklan-iklan yang ditayangkan, maka informasi tersebut akan terekam di memori atau ingatan setiap orang yang membaca, melihat, mendengar atau menonton iklan-iklan tersebut.

Semakin sering orang-orang membaca, melihat, mendengar atau menonton iklan-iklan yang sama, maka produk atau jasa yang diiklankan itu akan tertanam dengan baik di memory atau ingatan orang-orang tersebut. Itulah sebabnya mengapa iklan-iklan di media online atau di televisi sering ditampilkan berulang-ulang secara periodik. Nah, ketika produk atau jasa tersebut sudah tertanam di memory orang-orang, maka ketika orang-orang tersebut membutuhkan sesuatu yang berhubungan dengan produk atau jasa tertentu, maka produk atau jasa itulah yang akan diingatnya. Dan orang-orang termasuk saya dan anda, cenderung untuk memilih menggunakan produk atau jasa yang sudah kita kenal atau dikenal banyak orang (familiar).
HeadSpinning
Masalahnya mayoritas orang-orang yang menggunakan media online tidak menyukai kegiatannya terganggu atau terdistract oleh iklan-iklan. Nggak usah jauh-jauh amati saja diri kita saat menonton televisi, saat iklan muncul maka itulah saat kita bergegas melanjutkan pekerjaan yang kita tunda sebelumnya. Kemudian yang aktivitasnya di media-media online juga sibuk menginstall software yang mampu secara otomatis mematikan iklan-iklan yang muncul agar aktifitasnya di media online tidak terganggu atau terdistract. Fenomena ini menunjukkan bahwa orang-orang yang menjadi target atau sasaran mengapa iklan-iklan itu ditayangkan, justru merasa terganggu atau merasa tidak nyaman dengan kehadiran iklan-iklan tersebut.

Akibatnya efektifitas tercapainya target atau sasaran pengiklan agar iklan-iklannya dibaca, dilihat, didengar atau ditonton oleh orang-orang menjadi tidak maksimal. Hal inilah yang membuat para pengiklan berpikir keras agar iklan-iklannya tampil menarik atau unik sehingga mampu memancing minat orang-orang untuk membaca, melihat, mendengar atau menonton iklan-iklan mereka. Nggak heran jika perusahaan-perusahaan mau mengeluarkan biaya besar untuk mengontrak artis, aktor atau selebritis terkenal untuk menjadi bintang iklan produk-produk atau jasanya. Tujuannya agar orang-orang tertarik untuk menonton iklan-iklan produk atau jasa yang ditayangkannya. Tetapi, saat inipun penggunaan selebritis di iklan-iklan, efektifitasnya pun juga sudah sangat menurun dan tidak mampu mendongkrak minat orang-orang untuk menonton iklan-iklan yang ditayangkan.

Apa yang terjadi selanjutnya adalah berkembangnya model atau style iklan baru berupa cerita bersambung atau tayangan-tayangan yang menyentuh nilai-nilai universal atau moral orang-orang. Tetapi ini pun tidak bertahan lama, saat ini efektifitasnya untuk mampu membuat orang-orang menonton dengan suka-rela iklan-iklan tersebut sudah tidak efektitif lagi. Dari sini terlihat bahwa besarnya biaya iklan yang dihabiskan oleh perusahaan-perusahaan untuk menayangkan iklan produk-produk atau jasa yang dihasilkannya adalah agar orang-orang mau menonton iklan-iklan yang mereka tayangkan. Mengapa? Karena ketika orang-orang menonton iklan yang mereka tayangkan artinya mereka sudah berhasil menambahkan informasi tentang produk atau jasa mereka kedalam memory atau ingatan orang-orang.
THW-Logo
Ide dari THW Global Advertising salah satu perusahaan iklan terbesar di German, untuk membayar setiap orang yang bersedia dengan suka-rela menonton iklan-iklan yang ditayangkan melalui media online miliknya adalah sebuah terobosan yang mampu memenuhi target atau sasaran perusahaan-perusahaan yang ingin mengiklankan produk atau jasanya. Sepintas terlihat gila ide dari THW Global ini, tetapi jika kita telusuri permasalahan sebenarnya di dunia periklanan, maka ide ‘membayar penonton yang bersedia menonton iklan‘ tersebut mungkin bisa menjadi solusi dari efektifitas penayangan iklan yang selama ini terus menurun. Dengan membayar setiap orang yang bersedia menonton iklan-iklan yang ditayangkan, artinya potensi terekamnya produk atau jasa yang diiklankan tersebut di memory atau ingatan setiap penontonnya menjadi sangat besar. Apalagi jika iklan-iklan tersebut ditonton berulang-ulang dengan sengaja oleh penontonnya, maka target atau sasaran pengiklan agar orang yang menonton memiliki ingatan tentang produk atau jasanya efektifitasnya menjadi sangat tinggi.

Sebuah ide yang keluar dari mainstream saat ini atau out of the box selalu mendapatkan penentangan di setiap zaman, itu seperti menjadi sebuah siklus yang terus berulang. Begitu juga yang dialami THW Global saat ini, telusuri saja internet maka ratusan atau bahkan ribuan tulisan dan video yang memandang sebelah mata ide ini, meragukannya dan bahkan menuduhnya scam akan dengan sangat mudah kita temukan. Salahkah mereka yang meragukan dan bahkan menuduh THW Global scam tersebut?. Sama sekali mereka tidak salah dan tidak juga benar, karena apa yang mereka sampaikan dan utarakan itu semuanya berdasarkan sudut pandang yang mereka pahami.

Begitu juga dengan saya, apa yang saya sampaikan di atas adalah sudut pandang yang saya pahami dalam menyikapi ide dari THW Global untuk mewujudkan ide ‘membayar penonton yang bersedia menonton iklan‘. Sebuah ide yang sangat mungkin untuk diwujudkan dan mampu mengatasi atau menjadi solusi dari pengiklan yang selama ini sudah menghabiskan biaya besar untuk mengiklankan produk-produk atau jasanya di media-media online yang dikenal saat ini. Sayangnya ide ini hanya bisa terwujud jika didukung oleh banyak orang yang bersedia untuk menjadi penonton yang dibayar oleh THW Global. Dengan kata lain THW Global butuh dukungan orang-orang, termasuk saya dan anda untuk menjadi bagian dalam rencana besarnya yaitu sebagai penonton yang bersedia dibayar untuk menonton iklan.

So, inilah sudut pandang dan sikap saya terhadap ide THW Global yang sedang marak saat ini di dunia maya. Dan jika anda sependapat dan mendukung ide THW Global ini, bergabunglah bersama saya untuk bersama-sama membantu mewujudkan ide besar tersebut dengan melakukan registrasi di www.THWGlobal.com secara gratis (Free).

Kunjungi official THW Global website di www.THWGlobal.com.

THW Global Scam?

THW Global Scam ?

Pertama kali membaca penawaran dari seorang teman di FB, yang muncul di pikiran adalah prasangka buruk saya… “Ah… scam macam apa lagi neh!“. Ajaib, seperti manusia maha tahu, hanya dengan baca sepintas saya langsung bisa menghakimi dan memutuskan bahwa yang saya baca adalah scam. Tapi karena penasaran saya coba baca juga semuanya, dan ternyata ide nya cukup masuk akal dan sangat mungkin direalisasikan. Idenya cuman ‘Nonton dan ngereview iklan dibayar‘, sebuah ide yang out of the box dan jika terealisasi bakal punya potensi meruntuhkan sistem periklanan yang sudah berjalan selama ini dan hanya dinikmati segelintir orang yang menguasai media saja.

Nonton dan ngereview iklan dibayar‘ ini persis seperti ide ‘membotolkan air minum‘ yang dilakukan oleh Aqua. Dulu neh saat ide membotolkan air minum ini muncul, yang kontra dan menyatakan ide tersebut tidak masuk akal, tidak akan menguntungkan, tidak akan diterima pasar dan lain sebagainya bermunculan di semua media cetak dan televisi. Semua orang dari ahli marketing, politisi dan bahkan ahli agama mendadak jadi sangat ahli memprediksi, tetapi Aqua jalan terus dan bersikukuh dengan ide nya. Apa yang terjadi hari ini? Sekarang semua yang protes dulu minum air dalam kemasan, seakan lupa dengan apa yang disampaikannya di media cetak dan televisi beberapa puluh tahun yang lalu.

Iklan pada dasarnya bertujuan untuk memperkenalkan sebuah produk atau jasa, pada orang-orang yang berpotensi untuk menggunakan produk atau jasa yang diiklankan. Media yang digunakan untuk sarana iklan umumnya adalah media radio, televisi, media cetak seperti koran dan majalah serta media-media online lainnya. Perkembangan media online saat ini mengalami perkembangan yang luar biasa pesat, sehingga tidak heran jika media online seperti Google, Youtube, Facebook dan yang lainnya mereguk pendapatan yang sangat besar dari iklan.
social-media-icons
Kekuatan media online seperti Google, Youtube dan Facebook sebagai tempat beriklan adalah karena kemampuan media-media ini dalam memilah atau mengelompokkan latar belakang penggunanya untuk disesuaikan dengan iklan yang dipromosikan. Dengan kata lain Google, Youtube dan Facebook mampu meyakinkan pemasang iklan bahwa iklan-iklan mereka akan tersampaikan pada orang-orang yang memiliki potensi besar membutuhkan produk atau jasa yang diiklankan. Berbeda dengan iklan yang menggunakan media radio, televisi atau koran, sasarannya sangat acak tidak spesifik sehingga efektifitas tersampaikannya iklan pada orang-orang yang memang berpotensi menjadi pengguna produk atau jasa yang diiklankan menjadi sangat rendah. Kelebihan inilah yang menjadi alasan utama pemilik produk atau jasa untuk beralih dari media iklan konvensional (Radio, Televisi dan Koran) ke media-media online seperti Google, Youtube dan Facebook.

Ide nonton dan ngereview iklan dibayar yang digulirkan sebuah perusahaan yang menyebut dirinya sebagai THW Global Advertising memang terdengar janggal. Janggal karena ide nya keluar dari mainstream atau tidak selaras dengan apa yang sudah berkembang saat ini, tetapi ide ini berpotensi besar untuk membuat para pemilik produk atau jasa menggunakan THW Global Advertising sebagai sarana untuk mengiklankan produk atau jasanya. Hal ini akan terealisasi jika THW Global Advertising mampu mengelompokkan penontonnya lebih baik dari apa yang sudah dilakukan Google, Youtube dan Facebook. Artinya iklan produk atau jasa yang ditampilkan akan benar-benar ditonton oleh penonton yang berpotensi besar membutuhkan produk atau jasa yang diiklankan.

Dan keuntungan bagi pemilik iklan yang tidak terdapat pada media iklan lainnya adalah bahwa dengan ide ‘nonton dan ngereview iklan dibayar’ maka setiap penonton akan fokus menonton iklan-iklan karena harus mereviewnya. Artinya selain mendapatkan review atas iklan produk atau jasanya, pengiklan juga mendapatkan kepastian bahwa iklannya terekam dengan baik di memori atau ingatan penonton yang dibayar tadi yang justru berpotensi menjadi pengguna produk atau jasanya. Nah, kemampuan THW Global Advertising dalam menyediakan penonton dan mengelompokkan penonton-penonton ini secara professional adalah kuncinya. Lalu mampukah THW Global Advertising mewujudkannya ?. Kita lihat nanti deh.

Jika tertarik dengan ide THW Global Advertising ini anda bisa join dengan klik www.THWGlobal.com secara free tanpa dipungut bayaran sedikitpun. Lakukan registrasi melalui link tadi, lalu Login ke Back Office dan isilah form Demographic Survey yang ada di Survey Center. Selamat mencoba.
THW-Logo

Bohong, $25 usd untuk menonton Video per jam

Bohong, THW Global membayar $25/Jam

Itu adalah pikiran saya di awal membaca tawaran dari THW Global di website nya. Tetapi setelah dibeberkan fakta-fakta tentang berapa banyak modal yang dialokasikan oleh perusahaan-perusahaan untuk kebutuhan iklan (promosi) berdasarkan data Nielsen dan sedikit research di internet baru deh saya terperanggah.

Lalu berapa biaya yang dialokasikan untuk setiap members berdasarkan skema pendapatan yang ditawarkan THW GLobal Advertising?

Di website nya THW Global menawarkan setiap member akan dibayar sebesar $25 per jam iklan yang ditontonnya, dan per minggu setiap member maksimal hanya bisa menonton iklan selama 10 jam. Artinya ada pembatasan penghasilan yang mampu di raih oleh setiap members, dengan kata lain potensi maksimal pendapatan setiap members perminggunya adalah $250. Cukup besar dan sangat menjanjikan untuk dikerjakan dengan hanya ‘menonton’ serta ‘mereview’ iklan per minggu.

Kekuatan ide dari THW Global ini akan terlaksana jika jumlah members yang bersedia menonton iklan semakin banyak. Untuk mencapai itu di website nya THW Global menawarkan program Refferal kepada setiap members nya yang sudah terdaftar. Program Refferal yang ditawarkan adalah member akan mendapatkan $5 dari setiap Refferal langsungnya yang menghasilkan $25, ditambah $1 dari setiap Refferal tidak langsungnya hingga kedalaman 10 level. Program yang cerdas untuk mendongkrak jumlah members dalam waktu singkat, karena setiap member yang ingin menambah potensi penghasilannya akan memanfaatkan program Refferal ini.
Enhance_Your_Customer_Acquisition_Referral_Marketing
Nah, sekarang dengan semua potensi penghasilan dan program Refferal tersebut mari kita hitung berapa biaya yang dikeluarkan THW Global untuk satu members. Misalkan Anda adalah members, maka biaya yang dikeluarkan jika anda menonton selama 1 jam adalah:

1. Biaya untuk Anda = $25/Jam.
2. Biaya untuk Upline Langsung Anda = $5/jam.
3. Biaya untuk Upline Tidak langsung Anda sebanyak 9 level di atas anda = 9 x $1 = $9/Jam.

Jadi biaya yang akan dikeluarkan THW Global untuk satu orang member yang menonton dan mereview iklan atau movie trailers totalnya adalah $39/jam = $0.65/menit = $0.0108333/detik.

Berdasarkan data Nielsen, rata-rata perusahaan yang mempromosikan produk atau jasanya di seluruh dunia bersedia membayar paling sedikit sebesar $1.50 per menit untuk setiap orang yang bersedia menonton iklan-iklannya. Dengan kata lain jika THW Global menawarkan $1 per menit saja, maka nilainya akan lebih murah dibandingkan rata-rata biaya minimal yang akan dikeluarkan oleh perusahaan-perusahaan yang mempromosikan produk atau jasa nya. Dan dengan nilai $1 per menit, THW Global pun masih mendapatkan selisih setelah dipotong untuk biaya bagi para membersnya. Artinya ide besar yang sedang dirintis oleh THW Global ini memiliki prospect yang cukup menjanjikan untuk dapat berjalan.

Pilihan untuk tidak bergabung atau bergabung bersama THW Global untuk mewujudkan ide besarnya tetap ada pada Anda. Tetapi dengan biaya Registrasi yang free alias gratis, rasanya terlalu jaim buat kita jika mengabaikan begitu saja peluang yang diberikan THW Global Advertising ini deh…

So, jika Anda memutuskan untuk bergabung dengan saya membantu THW Global mewujudkan cita-cita besarnya, segera lakukan Registrasi dengan klik di sini www.THWGlobal.com
THW-Logo

Sabtu, 28 Januari 2017

Dibayar $25 dengan hanya Nonton Video per Satu Jam

Sekarang saatnya nonton YouTube dibayar $25/jam Penghasilan dalam sebulan kurang lebih $1000, penasaran?? Silahkan daftar gratis link dibawah ini:

http://THWglobal.com/ 

Anda akan dibayar Dollar :

  1. Nonton Video Anda akan dibayar $25/jam atau $250/minggu hanya dengan menonton video max 10 jam setiap minggu 
  2. Memberikan komentar pada iklan, TV program percontohan, trailer film dan banyak lagi
  3. Isi Survey
  4. Belanja Online 
  5. Browsing Internet 
  6. Bermain Game 
  7. Merekrut Member sebanyak-banyak nya Lebih asik nya lagi dapat dilakukan dari smartphone, laptop atau komputer Kapan pun / dimanapun baik di rumah Anda atau di jalan.

  • YouTube Mereka membayar jutaan dollar untuk orang-orang yang mengupload video dan mendapatkan lalu lintas tinggi dariorang yang datang ke postingan mereka. 
  • THW global Kebalikan dari Youtube, Mereka membayar jutaan dollar kepada pemirsa yang menonton video Mereka. Tidak ada biaya alias gratis untuk mendaftar dan Anda akan mendapatkan URL pribadi jika Anda ingin merekomendasikan nya kepada orang lain. 

THW global akan memberikan imbalan kepada Anda sampai $5 untuk setiap member yang mendapatkan $25/jam. Ini berarti jika member Anda menonton video selama 10 jam, mereka akan memperoleh hingga $250/minggu dan Anda akan mendapatkan sampai $50/minggu.

Selain itu anda juga bisa mendapatkan tambahan $1/jam untuk setiap level refferal sampai sepuluh tingkat dan mendapatkan hingga $10/minggu. Hal ini berlangsung terus menerus selama member Anda masih menonton video di THW Global max 10 jam/minggu.

Di Indonesia belum bisa menonton video karena membernya belum terpenuhi yaitu 50.000 IV atau member setiap Negara. jadi nonton video di indonesia masih ditangguhkan sementara sampai target IV nya terpenuhi. Ini kesempatan kita untuk mengumpulkan referal sebanyak-banyaknya melalui link Anda karena masih terbuka lebar. Cek link Anda di inbox THWGlobal.

NB : Selama THW Global Advertising masih soft launching, maka ini kesempatan kita untuk mengumpulkan Refferal sebanyak-banyak agar pada saat THW Global Advertising sudah Launching Perdana dan kita sudah punya banyak refferal, maka hasil yang kita dapatkan juga semakin besar !!!

Silahkan daftar gratis link dibawah ini:

http://THWglobal.com/ 

dibawah ini ada video tutorial membuat akun di THW Global :



Untuk withdraw, salah satunya bisa menggunakan PayPal Cara membuat akun PayPal di HP Android :



Setelah mendaftar jangan lupa isi survey di bagian survey Center, Demographic Survey untuk menjadi anggota aktiF di THWGlobal.

Video Testing Beta Platform THW Global Advertising :


THW Global Avertising adalah Komersial :